MINIATUR SEMERU KATANYA

Semua pasti kenal dengan gunung semeru, gunung yg terkenal ini disebut sebagai atapnya pulau jawa. Tapi perjalanan saya kali ini tidak untuk mendaki gunung semeru melainkan miniaturnya yaitu gunung Guntur yang terletak di daerah Kelurahan Pananjung dan Desa Pasawahan, Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dan memiliki ketinggian 2.249 meter dpl. Akhirnya saya dapat kembali mendaki gunung di 2018 gunung kedua saya setelah gunung lembu, kali ini saya berenam kesana menaiki bus dari Cililitan dengan harga 52 ribu kalau tidak salah. Tidak terasa akhirnya kami semua turun di pom bensin tanjung sebelum terminal garut, setelah kami turun kami ditawari untuk carter mobil box untuk menyampai basecamp karna hari itu sudah malam jadi kami memutuskan untuk mencarter mobil tersebut. Sesampainya disana kami istirahat karena waktu menunjukan pukul 3 pagi, dan kami akan memulai pendakian pukul 7 pagi. Akhirnya kami mendaki, trek menuju pos 1 masi dibilang ringan karna masih landai dan di dominasi oleh batu kerikil kecil pemandangannya masih dihiasi oleh ilalang dan bekas proyek. Setelah pos 1 trek menuju pos 2 ini udah bisa dibilang nanjak terus kaki kalian diuji disini, tapi ga sampai pos 2 aja tapi sampai pos 3 itu nanjak terus lumayan bikin kaki kopong. Setelah sampai di pos 3 kami mendirikan tenda untuk istirahat dan melakukan summit pukul 5 pagi bersama pendaki lain. Pagi pun tiba kita semua bangun dan sarapan supaya ada stamina untuk mencapai puncak karna di summit ini lah yang orang orang bilang mirip dengan semeru atau bisa dibilang minaturnya semeru, ohiya kalau tidak salah gunung Guntur ini memiliki 4 puncak. Setelah sarapan akhirnya kita melakukan summit, keadaan masih gelap matahari masih malu malu untuk muncul ditengah perjalanan salah satu teman saya sudah tidak kuat lagi dikarenakan medan yang berpasir kalau kata orang sih naik 2 langkah turun 3 langkah yang membuat energi kita habis dan karna faktor badannya yg sedikit gemuk jadi agak sesak di dada katanya dari pada terjadi hal yang tidak diinginkan akhirnya teman saya mengantarkannya ke dalam tenda dan menyuruhnya untuk istirahat saja. Perjalanan kami lanjutkan kurang lebih 3 jam baru sampai puncak 1 pegal rasanya kaki serasa mau copot saja.

Sesampainya di puncak 1 kami semua mengistirahatkan kaki dan mulai melanjutkan lagi ke puncak yang kedua, melihatnya saja dari jauh sudah terasa malas karna harus turun kemudian naik lagi, tapi apadaya nanggung rasanya jika sampai puncak satu saja. Setelah sampai disana kami istirahat karena kaki sudah sangat lelah dan kami pun mengobrol dengan pendaki lain. Setelah kaki sudah merasa baikan dan kabut pun mulai turun akhirnya kami memutuskan untuk turun dari puncak tersebut. Sesampainya di tenda teman kami yang kami tinggal di tenda karena tidak kuat sedang ngemil makanan karena katanya lapar nunggu kami terlalu lama. Tidak terlalu lama setelah makan untuk mengisi perut kami memutuskan untuk turun dari gunung tersebut.

Perjalanan menuju puncak 2
Bercengkrama dengan pendaki lain di puncak 2

GUNUNG ATAU BUKIT? TETAP SAMA SAMA INDAH

Ini pendakian pertama saya di sebuah gunung atau bisa dibilang bukit juga sih terletak di kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat nama gunungnya adalah gunung lembu, gunung yang tidak terlalu tinggi dan sangat cocok untuk pemula dengan ketinggian 780 mdpl (meter diatas permukaan laut). Saya mendaki pada tahun 2016 dan ini bener bener experience pertama saya naik gunung, berangkat dari Jakarta yang beranggotakan 4 orang menggunakan kereta lokal walahar express yang harga tiketnya 6000. Sistem pengecekan tiket waktu itu belum menggunakan scanning, masih menggunakan kondektur untuk mengeceknya, karna waktu itu kita semua pemula jadi kita dari rumah naik kereta commuter atau yg bisa disebut juga krl ke stasiun kemayoran untuk menunggu kereta walahar express, setelah kereta itu datang kami dengan polosnya langsung masuk tanpa membeli tiket terlebih dahulu, ditengah perjalanan tiba tiba kondektur datang untuk mengecek tiket, kita semua panik dan tidak tahu harus melakukan apa-apa saat kondektur menghampiri kami dan menyuruh untuk mengeluarkan tiket kita semua menjelaskan apa yg terjadi dan sang kondektur menyuruh kami turun di stasiun selanjutnya, setelah kondektur itu pergi ada orang yg baik yg mengasih tiketnya kepada kami karna orang itu ingin turun di stasiun selanjutnya dan akhirnya kita dapat duduk tenang namun harus mencar duduknya di setiap gerbong karna takut ketahuan oleh pak kondektur.

Sesampainya di stasiun purwakarta kita disambut oleh beberapa angkot, akhirnya kita menyater angkot tersebut untuk ke gunung lembu dengan kisaran harga 250 ribu, Sesampainya di basecamp gunung lembu kita membayar 15 ribu satu orang jika ingin menginap dan 10 ribu jika tidak menginap. Kurang lebih 3 jam mendaki untuk mencapai puncak. Berikut hasil jepretan di gunung lembu.

Foto dibatu lembu posisinya tidak terlalu jauh dari puncak
Foto di sekitaran puncak

       FYI : Jika ingin mendapatkan kursi walahar express kalian harus menaikinya di stasiun awal yaitu stasiun tanjung priuk, karena tempat duduk kereta ini boleh dimana saja jadi harus cepat cepat ya.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai